Review Film Crazy Romance. Film Korea Selatan berjudul Crazy Romance yang dirilis pada 2019 lalu, kembali mencuri perhatian pecinta romcom dewasa di akhir 2025 ini. Meski sudah berumur beberapa tahun, cerita tentang dua orang yang baru putus cinta dan saling menyembuhkan luka hati masih terasa segar dan relatable. Dibintangi oleh dua aktor berpengalaman, film ini menawarkan kisah romansa yang tidak terlalu manis, tapi penuh dengan momen kocak, awkward, dan realistis. Judul asli Korea-nya yang berarti “The Most Ordinary Romance” justru lebih pas menggambarkan esensi film ini: cinta biasa yang terjadi di tengah kekacauan hidup sehari-hari. BERITA BOLA
Sinopsis dan Alur Cerita: Review Film Crazy Romance
Cerita berpusat pada Jae-hoon, seorang pria yang baru ditinggal tunangannya tepat sebelum pernikahan. Ia belum bisa move on, sering mabuk, dan tanpa sadar menelepon atau mengirim pesan aneh ke orang tak dikenal. Di sisi lain, ada Sun-young, karyawan baru di kantor Jae-hoon, yang baru saja putus dengan pacarnya karena selingkuh. Pertemuan mereka dimulai dari insiden memalukan di kantor, tapi lambat laun berubah menjadi hubungan yang saling mengisi.
Alur film mengalir santai, banyak diisi dengan adegan minum-minum bareng, curhat, dan gosip kantor. Tidak ada drama berlebihan seperti hujan deras atau lagu ballad menyayat hati. Justru, konflik datang dari hal-hal kecil seperti pesan mabuk, rumor di tempat kerja, dan keraguan untuk memulai hubungan baru. Film ini berani menunjukkan sisi messy dari romansa dewasa, termasuk dinamika atasan-bawahan yang sedikit abu-abu, tapi tetap dijaga dalam batas yang menghibur.
Akting dan Chemistry Pemain: Review Film Crazy Romance
Salah satu kekuatan utama film ini adalah penampilan dua pemeran utama. Kim Rae-won memerankan Jae-hoon dengan natural, menampilkan pria yang terluka tapi tetap charming. Ekspresinya saat mabuk atau canggung benar-benar membuat penonton tersenyum. Sementara Gong Hyo-jin sebagai Sun-young tampil brilian seperti biasa, dengan karisma yang kuat dan timing komedi yang tepat. Chemistry mereka terasa organik, seperti dua orang dewasa yang benar-benar saling tertarik meski awalnya penuh ragu.
Pemain pendukung seperti Kang Ki-young dan Jung Woong-in juga menambah warna dengan peran rekan kerja yang lucu dan sedikit usil. Mereka membuat suasana kantor terasa hidup, seolah kita sedang menonton kehidupan nyata. Secara keseluruhan, akting menjadi penyelamat saat alur terasa agak lambat, membuat film ini tetap menyenangkan ditonton hingga akhir.
Kelebihan dan Kekurangan
Film ini unggul dalam menggambarkan romansa yang matang, tanpa idealisasi berlebih. Banyak penonton merasa relate dengan tema move on dari hubungan toksik, budaya minum di Korea, dan tekanan sosial di tempat kerja. Humornya ringan tapi cerdas, sering datang dari situasi awkward yang bisa terjadi pada siapa saja. Visualnya juga nyaman, dengan banyak adegan di restoran dan kantor yang terasa hangat.
Namun, ada kekurangan yang membuatnya tidak sempurna. Alur kadang terasa bertele-tele, terlalu banyak adegan minum yang repetitif. Beberapa konflik terasa predictable, dan akhirnya sedikit ambigu tanpa resolusi yang tegas. Bagi yang mencari romcom penuh kejutan, film ini mungkin terasa biasa saja. Meski begitu, pendekatan realistisnya justru menjadi nilai plus bagi penonton yang bosan dengan cerita cinta klise.
Kesimpulan
Crazy Romance adalah romcom dewasa yang layak ditonton ulang di akhir 2025 ini, terutama bagi yang sedang mencari cerita cinta yang tidak terlalu manis tapi penuh makna. Dengan durasi sekitar dua jam, film ini berhasil menyajikan hiburan ringan sekaligus refleksi tentang hubungan modern. Chemistry kuat para pemain dan humor sehari-hari membuatnya mudah disukai, meski tidak revolusioner dalam genre romcom Korea. Jika Anda suka kisah tentang dua orang rusak yang saling menyembuhkan, film ini bisa menjadi pilihan tepat untuk malam santai. Secara keseluruhan, ini adalah romansa biasa yang justru terasa spesial karena kejujurannya.