Review Film Widows. Widows adalah film kriminal-drama yang dirilis pada 2018, disutradarai Steve McQueen. Film ini mengadaptasi serial televisi Inggris tahun 1983, tapi dibuat dengan pendekatan yang jauh lebih modern dan berlapis. Cerita mengisahkan empat wanita yang ditinggal suami-suami mereka setelah perampokan gagal dan berakhir tragis. Mereka kemudian memutuskan melanjutkan rencana perampokan yang sama untuk membayar utang besar dan membangun hidup baru. Dengan pemeran utama Viola Davis, Michelle Rodriguez, Elizabeth Debicki, Cynthia Erivo, serta Liam Neeson, Colin Farrell, dan Daniel Kaluuya, film ini menggabungkan elemen heist klasik dengan kritik sosial tajam tentang ras, kelas, kekuasaan, dan gender. Widows bukan sekadar film perampokan—ia potret kompleks tentang perempuan yang terpaksa mengambil kendali dalam dunia yang selama ini dikuasai laki-laki. BERITA BOLA
Plot dan Alur Cerita: Review Film Widows
Cerita dimulai dengan kegagalan perampokan besar yang dilakukan empat pria, termasuk suami Veronica (Viola Davis), Linda (Michelle Rodriguez), Alice (Elizabeth Debicki), dan istri Harry (Liam Neeson). Ketika suami mereka tewas, para janda ini dikejar utang besar yang ditinggalkan—termasuk ancaman dari bos kriminal dan politisi korup. Veronica menemukan buku catatan rencana perampokan suaminya dan memutuskan melanjutkannya bersama tiga wanita lain. Alur cerita berjalan dengan tiga jalur utama: persiapan heist yang semakin rumit, konflik keluarga dan politik di latar belakang, serta tekanan psikologis yang dialami para janda. Setiap karakter punya motivasi pribadi—dari balas dendam, bertahan hidup, hingga keluar dari kekerasan rumah tangga. Puncaknya adalah eksekusi perampokan yang penuh ketegangan dan twist yang tidak terduga. Meski plotnya kompleks dan penuh lapisan, film ini berhasil menjaga ritme yang ketat dan membuat penonton terus terpaku hingga akhir.
Penampilan Pemeran dan Dinamika Karakter: Review Film Widows
Viola Davis sebagai Veronica adalah jantung film ini—penampilannya sangat kuat, penuh kemarahan terkendali, kecerdasan, dan kerentanan. Ia berhasil membuat Veronica terasa seperti wanita yang terpaksa menjadi pemimpin meski hati sedang hancur. Michelle Rodriguez sebagai Linda membawa energi keras dan humor kering yang pas, sementara Elizabeth Debicki sebagai Alice menunjukkan transisi luar biasa dari korban kekerasan menjadi wanita yang mengambil kendali. Cynthia Erivo sebagai pelayan yang bergabung dengan tim memberikan penampilan pendukung yang sangat menyentuh. Colin Farrell sebagai politisi korup terasa sangat meyakinkan sebagai antagonis yang licik, dan Daniel Kaluuya sebagai anak buahnya membawa intensitas gelap yang kuat. Dinamika antara keempat janda terasa sangat nyata—mereka awalnya saling curiga, tapi perlahan membentuk ikatan kuat karena kesamaan nasib. Penampilan mereka membuat penonton peduli pada nasib karakter, meski tahu apa yang mereka lakukan adalah ilegal.
Kelebihan dan Kekurangan Secara Keseluruhan
Kelebihan terbesar Widows ada pada naskah yang cerdas dan pendekatan yang sangat berlapis. Film ini tidak hanya tentang perampokan, tapi juga tentang ras, kelas, kekuasaan, dan bagaimana perempuan sering jadi korban sistem yang lebih besar. Adegan aksi cukup intens dan realistis, tapi yang lebih kuat adalah drama psikologis dan konflik moral yang dibangun dengan baik. Sinematografi dan musik juga mendukung suasana dengan sangat efektif—terutama adegan malam di Chicago yang terasa dingin dan menekan. Kekurangannya adalah beberapa subplot yang terasa kurang dalam, serta durasi film yang agak panjang di bagian tengah. Beberapa twist terasa terlalu rumit, dan endingnya meski kuat terasa sedikit terburu-buru bagi sebagian penonton. Secara keseluruhan, film ini adalah contoh heist thriller yang sangat baik—cerdas, tegang, dan punya substansi sosial yang jarang ditemui di genre ini.
Kesimpulan
Widows adalah film heist yang sangat kuat dengan kekuatan pada penampilan pemeran utama, naskah yang cerdas, dan kritik sosial yang tajam. Meski plotnya kompleks dan beberapa bagian terasa lambat, film ini berhasil jadi hiburan dewasa yang punya kedalaman emosional dan pesan yang relevan. Bagi penggemar genre kriminal yang suka cerita tentang perempuan kuat, konflik moral, dan konsekuensi nyata, film ini sangat layak ditonton. Ini bukan film aksi biasa—ia cerita tentang empat wanita yang terpaksa mengambil kendali dalam dunia yang selama ini menindas mereka. Jika Anda suka film seperti Widows atau heist thriller dengan substansi, film ini adalah pilihan tepat. Bagi yang belum menonton atau ingin rewatch, Widows masih terasa sangat segar dan penuh kekuatan—sebuah contoh sempurna bahwa film heist terbaik adalah yang punya hati, otak, dan pesan yang tidak mudah dilupakan.